Law Enforcement of Money Laundering Crimes on Criminal Acts of Origin
Keywords:
Law Enforcement, Money Laundering, Criminal Offense of OriginAbstract
Law enforcement against active perpetrators of money laundering (TPPU), especially self laundering perpetrators, is a complex challenge in the criminal justice system. This type of offender not only commits the original crime such as corruption, narcotics, or embezzlement, but also directly disguises and hides the proceeds of crime. The complexity of proof, limited access to financial data, and increasingly sophisticated money laundering patterns require law enforcement officials to work cross-sectorally with the support of financial forensic technology. The main focus in proving Money Laundering, especially Article 3 of Law No. 8/2010, lies in the element of disguising and concealing, which is often difficult to separate from proving the crime of origin. This research uses normative juridical method by examining laws and regulations, court decisions, and other legal documents. The research found that there is still uncertainty in the application of reverse burden of proof for active actors, especially in proving the origin of assets. Therefore, the government needs to provide legal clarity regarding the limits and obligations of the defendant in this case. In addition, it is recommended that a uniform and integrated standard operating procedure (SOP) be developed between PPATK, the Police, the Attorney General's Office, and the OJK in the asset tracing process. Harmonized SOPs will accelerate information exchange, strengthen coordination, and increase effectiveness and accountability in combating money laundering. With these efforts, law enforcement against active Money Laundering offenders can run more optimally and thoroughly.
References
Anas, A. M. A., Yunus, A., Gio M, M. A., & Wulandari, N. (2021). Optimalisasi Penegakan Hukum Terhadap Penyebaran Berita Bohong tentang Vaksinasi. Amanna Gappa, 29(1), 70–78.
Anas, A. M. A., Yunus, A., Rusmin, A. M. F., & Fadil, M. A. (2022). Penguatan Pelacakan Aset Pada Pembuktian Tindak Pidana Pencucian Uang. Papua Law Journal, 7(1), 11–19.
Anggun, L. (2022). Perkembangan Kejahatan Tindak Pidana Pencucian Uang Dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (TPPU Dan TPPT) Di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Hukum & Pembangunan, 1(1). https://doi.org/10.21143/telj.vol1.no1.1004
Arifin, E. M. (2018). Akuntansi Forensik: Potensi Bitcoin Sebagai Episentrum Baru Dalam Tindak Pencucian Uang. Skripsi. Universitas Jember.
Fadhil, M., Rachman, T., & Yunus, A. (2022). Konstruksi Hukum Perdagangan Pengaruh (Trading in Influence) dalam Tindak Pidana Korupsi. Jurnal Ilmu Hukum AMANNA GAPPA, 21(1), 15–34.
Garnasih, Y. (2013). Tindak Pidana Pencucian Uang : Dalam Teori dan Praktik.
Huda, C. (2006). Dari Tiada Pidana Tanpa Kesalahan Menuju Kepada Tiada Pertanggungjawaban Pidana Tanpa Kealahan. Tinjauan Kritis Terhadap Teori Pemisahan Tindak Pidana dan Pertanggungjawaban Pidana,. CV. Kencana Prenada Media. Jakarta.
Irawan, A. (2015). Penegakan Hukum Pidana Melalui Kebijakan Kriminalisasi Tindak Pidana Pencucian Uang (Money Laundering) Di Indonesia. Ganec Swara, 9(2), 28.
Muhni, A. (2020). “Strategi Penegakan Hukum Tindak Pidana Pencucian Uang Pada Lembaga Perbankan.” TESIS, Universitas Hasanuddin.
Pratama, R. A. (2015). Efektivitas Asean-Pactc Dalam Menanggulangi Perdagangan Senjata Ilegal Di Indonesia. Doctoral dissertation, Universitas Airlangga.
Ramadhanu, A. I. (2025). Pembuktian dalam Unsur Menyembunyikan dan Menyamarkan dalam Perkara Tindak Pidana Pencucian Uang. Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 2(3). https://doi.org/https://doi.org/: https://doi.org/10.62383/aliansi.v2i3.899
Reksodiputro, M. (2014). Sistem Peradilan Pidana Indonesia, Melihat Kejahatan dan Penegakan Hukum dalam Batas-batas Toleransi. Pusat Keadilan dan Pengabdian Hukum.
Setioprojo, B. (2021). Money Laundering Pandangan Dalam Rangka Pengaturan. Jurnal Hukum Bisnis, 3(1).
Soehandoyo. (2016). Putusan Mahkamah Konstitusi atas Permohonan Uji Materil Undang-Undang Tindak Pidana Penncucian Uang Tahun 2016.
Soekanto, S. (2008). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. PT. Raja Grafindo Persada.
Sutedi, A. (2009). Tindak Pidana Pencucian Uang. Citra Aditya Bakti.
Utami, S. (2021). Tindak Pidana Pencucian Uang Terhadap Uang Virtual Money Laundering on Virtual Money. Al-Adl : Jurnal Hukum, 13(1), 1. https://doi.org/10.31602/al-adl.v13i1.4224
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Risky Haryadi, Hedwig Adianto Mau, Basuki

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
